|
Sekilas Temu Karya Tahunan Komisi Kerasulan
Kitab Suci
Se-Regio Jawa, 23-26 April 2007
Oleh : Frans S. Tjakradjaja, Ketua Komisi Kitab
Suci Keuskupan Bogor
A braham:
Bapa Dan Berkat Bagi Segala Bangsa, demikian tema temu karya
penggerak Kerasulan Kitab Suci (KKS) se-regio Jawa, bertempat di
Sasana Krida Jatijejer, Trawas – Mojokerto – Keuskupan Surabaya.
1. Input Biblis –
Teologis
Tiga narasumber
(Rm. B.A. Pareira, O.Carm, Rm. J. Haryanto, CM dan Rm. Paskalis
Edwin Nyoman Paska, SVD) menghantar kami mendalami tema ini dengan
memperlihatkan penokohan Abraham. Lewat tokoh Abraham kita belajar
tentang beberapa hal pokok berikut:
Panggilan Allah dan Iman
Abraham
"Pergilah dari negerimu dan
dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan
Kutunjukkan kepadamu" (Kej 12:1). Tuhan memanggil Abraham. Panggilan
ini berisikan janji berkat Tuhan bagi Abraham dan keturunannya.
Janji tanah-negeri memang belum jelas tetapi ia berani meninggalkan
negerinya dan siap pergi ke negeri yang Tuhan rencanakan. Ia
berjalan menurut jalan yang ditunjukkan Tuhan kepadanya. Ia pergi
tanpa tahu tujuannya, tetapi percaya kepada Tuhan yang memanggilnya.
Janji keturunan pun tetap gelap, namun Abraham tetap percaya kepada
Tuhan, dan Tuhan memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.
Iman kepada Tuhan yang memanggil telah menjadikan Abraham sebagai
TOKOH IMAN, yang berserah diri kepada Tuhan dan kehendakNya.
Perjalanan iman Abraham penuh tantangan dan ujian (Kej. 22), yang
bisa mendewasakan imannya. Proses ini pun tidak berjalan mulus,
namun akhirnya ia menemukan dirinya sebagai sahabat Allah dan
pengajar jalan kesempurnaan bagi keturunannya.
Keterbukaan untuk membangun
dialog
Iman Abraham adalah unsur
yang sangat menonjol dalam 3 agama besar yakni Yahudi, Islam dan
Kristen, maka agama-agama ini disebut Agama Abraham – Agama dengan
Iman Abraham. Abraham yang penuh iman, yang taat dan setia kepada
Tuhan, adalah sosok yang ideal dan bisa menjadi contoh dalam
perziarahan kita bersama membangun dialog (dialog karya – dialog
kehidupan) dengan agama-agama lain, dan berani meninggalkan
kepicikan kelompok kita sendiri. Dalam iman Abraham dan penyerahan
diri kita sepenuhnya pada kekuatan Tuhan, kita berjuang meruntuhkan
tembok-tembok pemisah di antara umat manusia agar terciptanya
kembali relasi hidup bersama yang harmonis dan penuh damai.
Berkat bagi segala bangsa
"Olehmu semua kaum di muka
bumi akan mendapatkan berkat" (Kej 12:3). Abraham menjadi sumber
berkat segala bangsa. Iman Abraham telah memungkinkan terwujudnya
berkat baginya dan bagi semua orang yang hidup dari iman, karena
mereka yang hidup dari iman, merekalah yang diberkati bersama-sama
dengan Abraham yang beriman. Janji Tuhan kepada Abraham terpenuhi
secara definitif dalam pribadi Yesus yang datang untuk mewujudkan
janji penyelamatan Allah bagi semua yang hidup dalam iman akan
Yesus Kristus dan yang melakukan perbuatan baik.
2. Sharing Karya
Berbagai pengalaman tentang
KKS dan berupaya menemukan cara-cara yang bisa membantu umat untuk
semakin mencinti Sabda Tuhan dalam Kitab Suci dan semakin banyak
orang iktu berpartisipasi dalam KKS, seraya memperhatikan prioritas
tertentu seperti misalnya kaum muda, anak-anak dan sebagainya. Maka
KKS dalam keluarga atau rumah tangga (mendampingi anak sejak usia
dini) adalah hal yang pantas diperhitungkan.
3. Kunjungan ke Stasi
Porong – Lumpur Lapindo
"Firman itu telah menjadi
manusia dan diam di antara kita" (Yoh 1:14).
Salah satu bagian penting
KKS adalah kerasulan kehadiran - kerasulan kesaksian: ada bersama
dan menyapa orang-orang lain terutama yang kecil, menderita dan
terpinggirkan. Pergi dari Jatijejer menuju Stasi Porong
* * * |