Rencana awal retret ini akan
dilaksanakan di Wisma Kompas, Karang Bolong. Tetapi karena satu dan
lain hal, maka kami melaksanakannya di Hotel Nuansa Bali, Anyer.
Anggaran dana yang mulanya berkisar Rp 7-8 juta melonjak hingga Rp
21 juta. Kami dari panitia sempat pesimis dengan dana yang begitu
besar dan waktu perencanaan yang hanya 1 bulan. Ditambah lagi pada
saat itu kami akan menghadapi Ulangan Akhir Semester. Tetapi berkat
dukungan dari Romo, Frater, dan umat Paroki Kristus Raja Serang,
kami yakin bahwa jika Allah berkehendak semuanya akan terjadi.
Usaha kami akan
penyelenggaraan retret ini tidaklah mudah. Selain kami meminta
bantuan dari para donatur, kami juga berusaha dengan berjualan
benda-benda rohani, makanan, dan minuman selama 3 minggu
berturut-turut (setelah misa). Hingga pernah pada suatu kali kami
berada di gereja dari pkl. 06.00-20.30. Selain itu, kami juga
memohon pertolongan serta penyertaan Allah dengan cara berdoa setiap
malam secara serentak pkl. 22.00 di rumah masing-masing.
Pada tanggal 17 Juni 2007,
para peserta dikumpulkan terlebih dahulu agar dapat diberi
pembekalan. Fr.Gabriel,CSE sebagai pemberi materi menjelaskan bahwa
Retret adalah kegiatan di mana kita meluangkan waktu untuk "Have
Fun With Jesus". Bpk. Yacobus sebagai pemberi materi juga
menghimbau kepada para peserta agar dapat mengikuti retret dengan
serius supaya para peserta benar-benar dapat mengalami hidup baru di
dalam Roh.
Retret telah dilaksanakan
pada hari Jumat (22 Juni 2007) hingga Minggu (24 Juni 2007) di Agung
Conference Hall. Peserta retret yang mendaftar ada 70 orang, namun
yang dapat mengikuti hanya 66 orang, yang terdiri dari 26 pria dan
40 wanita. Pada umumnya mereka yang tidak dapat mengikuti retret
karena sakit dan ada acara keluarga.
Tujuan utama dari retret ini
adalah untuk (1) membina leader yang terbuka terhadap bimbingan Roh
Kudus dan (2) membina para muda-mudi untuk dapat menjadi sahabat dan
motivator bagi muda-mudi yang lain. Karena itu, dalam retret ini,
muda-mudi diajak untuk mengalami sendiri Roh Kudus sebagai Sahabat
dan Penggerak yang sejati. Karena itu, sejak awal kami menekankan
perlunya keheningan selama masa retret.
Sebelum memulai acara, para
peserta langsung dikumpulkan di Agung Conference Hall (Hotel Nuansa
Bali,Anyer) untuk diadakan "sweeping". Semua barang bawaan
milik peserta diperiksa. Jika terdapat HP, MP3 Player, dan
barang-barang yang bersifat hiburan akan dikumpulkan dan akan
dikembalikan pada hari Minggu setelah seluruh rangkaian kegiatan
selesai. Hal ini bertujuan agar para peserta dapat mengikuti retret
dengan lebih serius.
Acara pada hari pertama
dimulai pkl 17.00. Sebagai pembukaan dari seluruh rangkaian kegiatan
retret, kami mengawalinya dengan mengundang kehadiran Roh Kudus yang
dilanjutkan dengan ice-breaking serta puji-pujian singkat
untuk membangun suasana yang kondusif. Acara pembukaan ini dipimpin
oleh Sdri. Ita, Mita, Cella, dan Sdr.Reners. Acara pada hari pertama
hanya bersifat pengenalan terhadap sesama peserta dan pemberi materi.
Malam harinya ditutup dengan Adorasi. Dalam Adorasi ditahtahkan
Sakramen Maha Kudus. Melalui lagu-lagu penyembahan, para peserta
diajak masuk ke dalam keheningan. Dalam keheningan tersebut para
peserta diarahkan untuk menyadari akan segala kebaikan Tuhan dan
bahwa mereka berharga di hadapan Tuhan.
Hari ke-2 diawali dengan Doa
Pagi. Dalam Doa Pagi, para peserta diajarkan tentang Doa Yesus yaitu
suatu doa dengan terus-menerus menyerukan nama Yesus. Tujuannya agar
di mana pun mereka berada mereka dapat terus terarah kepada Yesus.
Setelah itu dilanjutkan dengan Session-session dan Pengakuan Dosa.
Untuk melayani pengakuan dosa, dihadirkan 2 orang pastor yaitu
RD.Jimmy dan RD. Wahyu.
Puncak dari retret ini
adalah pada hari Sabtu,23 Juni 2007 khususnya pada saat PD
Pencurahan Roh Kudus. Pada prinsipnya, semua orang yang dibaptis
secara Katolik telah menerima Roh Kudus melalui pembaptisan. Namun
demikian, banyak orang yang telah dibaptis tersebut belum
sungguh-sungguh menyadari Roh Kudus dalam diri mereka. Melalui acara
ini mereka disadarkan secara nyata akan Roh Kudus yang telah mereka
terima melalui pembaptisan.
Pada hari ke-3 terdapat
session dengan tema Pertumbuhan. St. Paulus berkata: "Apa yang
diawali dalam Roh jangan diakhiri dalam daging" (Gal 3:3). Paulus
mengajak orang-orang Kristen perdana untuk menjaga hidup baru yang
mereka peroleh dalam kuasa Roh Kudus. Demikian juga pengalaman Roh
Kudus yang dialami oleh para peserta selama retret harus dipelihara.
Karena itu, melalui session ini, para peserta retret diarahkan untuk
hidup dalam persekutuan, disadarkan akan pentingnya bertumbuh dalam
iman, dan bagaimana cara memelihara hidup baru yang telah mereka
peroleh.
Setelah itu acara
dilanjutkan dengan team building. Acara ini dikemas seperti
problem solving dan outbond. Dengan tujuan agar para
peserta tahu bahwa masalah, halangan, dan rintangan akan selalu ada
di dalam hidup ini. Maka dari itu mereka harus memiliki winner’s
edge yaitu di mana mereka jangan hanya memikirkan masalah yang
mereka hadapi, tetapi mereka harus memikirkan solusinya. Kerjasama
team sangat dibutuhkan dalam kegiatan ini.
Untuk mengakhiri seluruh
kegiatan retret ini diadakan Misa Kudus yang dipimpin oleh
RD.J.Jimmy R.
Kegiatan seluruhnya berjalan
dengan lancar dan tertib. Acara seluruhnya dapat diterima oleh
peserta. Hal tersebut nampak dari sharing-sharing mereka. Banyak di
antara mereka yang sungguh-sungguh merindukan pengalaman akan Allah
yang nyata. Para peserta dapat mengikuti seluruh acara dengan penuh
semangat.
Melalui acara retret ini,
teman-teman membangun komitmen untuk lebih bergiat mengadakan
pertemuan secara rutin. Selain itu, mereka juga berkomitmen untuk
menjadi muda-mudi yang beriman yang dapat menjadi saksi kehadiran
Allah dalam lingkungan masyarakat. Muda-mudi yang mempunyai
kepribadian yang mantap dan tidak mudah berputus asa. Muda-mudi yang
dapat membina persaudaraan sejati dengan semua orang.