Home  
 
Media Komunikasi Keuskupan Bogor - M E K A R - Edisi Juli-September 2008
 


Kaum Muda Yang Kreatif Dan Sportif
 


Minggu, 10 Agustus yang lalu Dekenat Tengah Keuskupan Bogor mengadakan pertemuan para kaum muda seperti tahun – tahun sebelumnya. Dan seperti tahun – tahun sebelumnya pula acara yang diselenggarakan pun tidak jauh berbeda yaitu PORSENI (Pekan Olahraga dan Seni). Yang menjadi tuan rumah adalah Paroki St. Joannes Baptista - Parung dan untuk acaranya mengambil tempat di kompleks sekolah Marsudirini - Parung. Tetapi perlu diketahui bahwa porseni pada kali ini cukup memberikan warna yang berbeda karena tentunya dari pihak panitia pun telah melakukan persiapan sebaik mungkin agar porseni kali ini memperoleh kesan dan pesan yang berbeda pula bagi para peserta dan partisipan lainya.

Porseni yang bertema “KAUM MUDA YANG KREATIF DAN SPORTIF” dengan pesertanya adalah Paroki St. Perawan Maria Katedral - Bogor, Paroki St. Fransiskus Asisi - Sukasari, Paroki Keluarga Kudus - Cibinong, Paroki St. Andreas - Ciluar, Paroki St. Yakobus - Megamendung, Paroki St. Maria Bunda Segala Bangsa - Cileungsi, Seminari Menengah Stella Maris - Bogor, dan Gereja Mahasiswa Bogor ini sungguh meriah dan ramai untuk ditonton. Bahkan para peserta pun sudah siap dari pagi untuk mengikuti acara dengan transportasi masing – masing. Adapun yang dipertandingkan dalam Porseni kali ini adalah 3 on 3 Basket Putri, Basket Putra, Mini Soccer Putra, Voli campuran, Tarik Tambang dan games spontan untuk para suporter.

Acara demi acara berlangsung dengan seru dan menarik dari para peserta hingga waktu sudah tengah hari. Hal tersebut dikarenakan para peserta dari masing – masing perwakilan memiliki sikap partisipasi aktif dalam mengikuti semua acara yang telah direncanakan panitia. Setelah waktu agak siang mulai terlihat wajah – wajah para imam yang berkarya di Keuskupan Bogor terutama yang ada di Dekenat Tengah seperti RD. Ridwan, RD. Endro, RD. Haruno, RD. Tarno, RD. Tri Harjono, RD. Tanto, RD. Thomas, dan RD. Wahyu (Rangkasbitung). Bahkan Bapa Uskup pun menyempatkan untuk datang dan menyaksikan pertandingan – pertandingan. Para romo ikut terlibat dalam pertandingan bola voli melawan mudika Parung dan dimenangkan oleh mudika Parung. Walaupun kalah para romo terlihat gembira dan senang karena yang dicari adalah semangat persaudaraan dari para peserta.

Acara terus berlangsung hingga sore hari dan walaupun sudah sore tetapi pertandingan malah semakin seru karena semakin mendekati partai final dari masing – masing cabang olahraga yang dipertandingkan. Pada partai final basket terjadi pertandingan seru antara Paroki Ciluar dan Paroki Katedral dan ternyata dimenangkan oleh pihak Katedral. Lalu dari cabang mini soccer pada partai finalnya, terjadi pertarungan yang lebih seru lagi karena telah bertemu dua kubu yang terkenal dengan permainannya yang mematikan yaitu Seminari Stella Maris dan Paroki Cibinong. Pertandingan yang alot ini akhirnya menghantarkan keduanya ke babak adu penalti yang akhirnya membawa pihak Seminari menjadi pemenangnya dengan gol tunggalnya sedangkan Seminari dari awal pertandingan belum kebobolan sama sekali. Hal ini sekaligus membawa salah seorang pemain dari pihak Seminari menjadi pemain terbaik dan top scorer. Sedangkan dari cabang bola voli yang menjadi juara adalah Paroki Cibinong. Sayang beberapa pertandingan ada yang tidak dilaksanakan seperti tarik tambang dan games–games spontan, tetapi terlepas dari itu semua jelas tercetak di wajah para peserta bahwa mereka menyukai acara ini.

Pertandingan-pertandingan ini dimulai serentak sekitar pukul 09.00 dan berahir sekitar pukul 17.00. Pertandingan-pertandingan inipun akan terasa hambar jika tanpa suporter dari masing-masing Paroki yang selalu memberikan dukungan kepada wakil mereka dengan penuh semangat, aktif dan kreatif. Nah, Paroki Ciluar adalah Paroki yang berhak membawa pulang gelar sebagai suporter terbaik pada event kali ini.

Walaupun dalam proses melaksanakan pertandingan-pertandingan itu banyak terjadi kesalahan sehingga dapat menyebabkan emosi naik, namun dalam kenyataannya setelah pertandingan berakhir dengan hasil ada yang menang dan ada yang kalah kita tetap sportif, satu dan kompak sebagai kaum muda gereja. (Agustinus & Dion)


 

 

 

Home

   

 

 

Copyright © 2007, Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Bogor
Jl. Kapten Muslihat No. 22 Bogor