Home  
 
Media Komunikasi Keuskupan Bogor - M E K A R - Edisi Oktober - Desember 2007
 

Laudate Christe Juara

          

Laudate Christe begitulah nama kelompok koor Paroki Kristus Raja Serang yang berhasil memboyong piala juara I lomba koor se-Keuskupan Bogor. Perlombaan dilaksanakan di Gereja Katedral Bogor pada tanggal 8 September 2007. Laudate Christe berarti Pujilah Tuhan! Tentu saja tidak sembarangan memuji dalam sebuah lagu, tentulah pujian yang terbaik yang dikumandangkan untuk Tuhan. Inilah yang membedakan koor gerejawi dengan kelompok paduan suara lainnya. Dengan komitmen ini Laudate Christe berusaha keras dan seoptimal mungkin berlatih dan berupaya membawakan pujian sebaik mungkin. Hal ini telah dibuktikan dalam lomba paduan suara gerejawi di Katedral Bogor yang diikuti oleh 13 paduan suara (dari 21 paroki yang ada di Keuskupan Bogor). Lomba ini menjadikan rumah Tuhan selama satu hari itu penuh dengan simfoni surgawi.

Untuk menjadi sebuah kelompok koor yang baik, Laudate Christe menyeleksi setiap orang untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Setelah mengadakan seleksi dilanjutkan dengan latihan setiap minggu. Secara khusus untuk lomba koor keuskupan ini, Laudate Christe telah mempersiapkan diri sebaik mungkin selama 3 bulan. Latihan dilakukan dengan serius mengingat lagu yang dipersiapkn panitia cukup sulit. Adapun lagu wajib yang dilombakan berjudul Bunda Maria Bintang Pedoman ciptaan Paul Widyawan, sedangkan lagu pilihannya tersedia 3 buah lagu inkulturasi gaya Batak berjudul Raja Mahakuasa, inkulturasi gaya Flores berjudul Harapan Paskah dan inkulturasi gaya Jawa Tengah berjudul Raja Agung.

Dewan juri lomba paduan suara ini merupakan orang-orang yang ahli di bidangnya dan diambil dari luar keuskupan. Mereka adalah Bpk. Paul Widyawan dan Rm. Prier. Menurut para juri, mutu penjiwaan lagu dibawakan dengan baik sehingga hampir semua paduan suara bernyanyi dengan baik dan dengan hati. Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh dewan juri maka kelompok koor dari Paroki Kristus Raja Serang memperoleh nilai tertinggi dengan demikian dinyatakan sebagai juara I. Hasil ini memberikan kegembiraan dan sukacita bagi anggota kelompok, demikian ungkapan seorang anggota yang mengikuti lomba. Rasanya persiapan yang melelahkan tidak sia-sia. Adapun hasil juara lomba adalah sebagai berikut: juara I: Paroki Kristus Raja - Serang, juara II: Paroki Matius – Depok Tengah, juara III: Paroki Matias – Cinere. Juara pertama dalam lomba ini dipercaya untuk mengiringi misa penutupan Temu Pastoral di Cikanyere pada tanggal 27 Oktober 2007.
Acara lomba yang bertema “Menyanyilah bagi Tuhan, pujilah namaNya” diselenggarakan oleh Komisi Liturgi Keuskupan Bogor. Acara ini dibuka oleh Mgr. Michael Cosmas Angkur, OFM yang setia mendampingi peserta sampai selesai. Perwakilan-perwakilan umat se-Keuskupan Bogor juga hadir menyaksikan perlombaan tersebut. (Cella)

 

* * *

 

Home

   

 

 

Copyright © 2007, Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Bogor
Jl. Kapten Muslihat No. 22 Bogor