|
Raker Komsos
Keuskupan Bogor
Hari Sabtu-Minggu, 22-23 September 2007
Hari Sabtu tanggal 22 September 2007,
Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Bogor mengadakan Rapat Kerja di
PusLit Gizi, Kota Bogor. RaKer ini dihadiri oleh peserta yang
menjadi wakil dari berbagai Paroki yang ada di Keuskupan Bogor. Ada
21 Paroki yang diundang dalam Pertemuan RaKer ini. Yang mengirimkan
utusannya adalah paroki-paroki : Serang, Rangkasbitung, Cicurug,
Sukasari, Sukabumi, Cianjur, Cibinong, Cileungsi, Katedral, Ciluar,
Cibadak, Depok Timur, Depok Tengah, Depok Lama, Kelapa Dua, dan
Paroki Mahasiswa. Sedangkan paroki-paroki yang berhalangan hadir
adalah paroki- Paroki : Cipanas, Parung, Megamendung, Depok Jaya,
dan Cinere.Sejak pagi, beberapa anggota panitia nampak mulai
mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk pelaksanaan
pertemuan ini.
Semakin mendekati sore, nampak satu persatu peserta mulai
berdatangan dari berbagai paroki yang ada di Keuskupan Bogor.
Setelah melengkapi isian registrasi, para pesertapun mendapatkan
kunci.
Sekitar pukul 17.00 RaKer dibuka oleh RD. F.X. Suyana selaku Ketua
Komisi KOMSOS. Tak lupa, agar pelaksanaan berjalan dengan tenang,
aman, dan lancar, diadakan pula acara perkenalan peserta.
Acara selanjutnya adalah Pengenalan Organisasi Komisi yang
disampaikan oleh RD. Suyana. Dalam acara ini diperkenalkan pengurus
KOMSOS periode 2006-2009, yakni :
Ketua Komisi : RD. F.X. Suyana
Wakil Ketua : Andi H. Gunawan
Sekretaris : M.I. Tri Hadiah
Bendahara : Yuliana Endariningsih
Bidang Media Cetak : Yuliana Endariningsih
Bidang Database : F. Rudijanto
Bidang Media Online : Yustinus S. Pamuji
Setelah diselingi santap malam, acara dilanjutkan oleh mbak Yuli,
yang memperkenalkan Majalah Mekar sebagai majalah Keuskupan. Saat
menyampaikan, mbak Yuli mengharapkan agar masing-masing paroki mau
mengirimkan artikel ataupun kegiatan parokinya untuk dimasukkan ke
dalam Majalah Mekar. Mbak Yuli nampak penuh semangat dalam
menyampaikan segala hal yang berhubungan dengan majalah Mekar. Tak
ketinggalan Bapak F. Rudijanto menyampaikan hal-hal yang berhubungan
dengan data umat yang dibuat dalam database. Dalam kesempatan ini
Bapak Rudijanto menyampaikan cara yang baik untuk mengumpulkan data
umat dengan database. Satu kemajuan teknologi yang baik dan
memudahkan para pengurus paroki atau pengurus wilayah bila
memerlukan data umat. Bapak Rudijanto dengan cermat dan tekun
menyampaikan database umat ini. Bapak Yustinus S. Pamuji pun
mendapat kesempatan memperkenalkan Media online. Media online ini
berguna untuk mendapat berita yang baru, akurat dan cepat. Bahkan
lebih cepat dari Majalah Mekar. Bapak Yustinus, mengajak para
peserta yang merupakan utusan paroki untuk menggunakan Media ini.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian Program Kerja Periode
2006-2009 oleh ketua bidang. Hal yang disampaikan di antaranya
adalah latar belakang Program Kerja ini. Rapat Kerja kali ini
ternyata merupakan lanjutan dari Rapat Kerja Komisi Keuskupan Bogor
yang berlangsung bulan Oktober 2006. Pada saat itu telah tersusun
Program Kerja Komisi Komunikasi Sosial Periode 2006-2009. Di
antaranya
1. Pembuatan Buku Petunjuk Keuskupan Bogor
2. Penerbitan Majalah Mekar 3 bulan sekali (4 edisi x 3 tahun)
3. Pelatihan SDM (4 angkatan x 3 tahun)
4. Pengadaan Peralatan
5. Penerapan Prasarana Website Keuskupan Bogor
6. Penerapan Sistem Informasi dan Administrasi Paroki (SIAP) di 10
Paroki
7. Peliputan dan dokumentasi acara-acara Keuskupan Bogor
8. Seminar Pemanfaatan “Information and Communication Technology“
bagi pengurus Komisi dan pengurus
Paroki.
9. Seminar membagun sikap kritis terhadap kemajuan bidang ICT bagi
keluarga.
Selain hal tersebut, disampaikan juga tujuan dari Rapat Kerja ini.
Di antaranya :
1. Peserta dapat mengenal secara baik organisasi Komisi Komunikasi
Sosial Keuskupan Bogor.
2. Peserta dapat memahami arah dan tujuan Program-program Komisi
Komunikasi Sosial.
3. Peserta mengetahui hasil survey Tim 11 tentang “Kehidupan
Menggereja Umat Beriman di Keuskupan Bogor”
Bidang Komunikasi Sosial.
4. Peserta dapat mengetahui hasil Lokakarya Komisi Komunikasi Sosial
KWI di Bali.
Tak ketinggalan harapan-harapan dari Rapat Kerja ini kepada peserta
pun disampaikan. Di antaranya :
1. Meningkatnya pemahaman peserta tentang Organisasi Komisi
Komunikasi Sosial Keuskupan Bogor.
2. Pemahaman peserta tentang arah dan tujuan Komisi Komunikasi
Sosial Ke uskupan Bogor.
3. Rencana Kerja Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Bogor tahun
2007-2009.
4. Rencana Kerja Seksi Komunikasi Sosial Paroki se-Keuskupan Bogor.
Hari mulai malam. Acara RaKer diakhiri sekitar pukul 22.00 untuk
memberikan kesempatan para peserta beristirahat. Namun, hanya
sebagian saja menggunakan kesempatan ini untuk beristirahat.
Beberapa peserta nampak larut dalam perbincangan aneka pembicaraan
hingga menjelang pagi.
Sekitar pukul 05.00 ada di antara peserta yang berangkat ke Gereja
Katedral untuk mengikuti perayaan Ekaristi hari Minggu pukul 05.30.
Namun ada pula peserta yang berolah raga pagi, menghirup udara segar
kota Bogor di sekitar Gedung Pertemuan.
Setelah sarapan pagi, para peserta menuju ruang pertemuan untuk
mengikuti penyajian Bapak Anang Gunawan tentang Hasil Lokakarya
Komisi Komsos KWI di Bali.
Setelah Bapak Anang selesai menyampaikan aneka cerita dan
pernak-pernik Lokakarya di Bali, Romo Suyana menyajikan hasil Survey
Tim 11 tentang Kehidupan Menggereja Umat Beriman di Keuskupan Bogor.
Berbagai hal disampaikan oleh Romo Yono (panggilan akrab RD. Suyana).
Setelah rileks sejenak, acara dilanjutkan dengan diskusi. Diskusi
ini dibagi dalam beberapa kelompok. Materi yang didiskusikan antara
lain :
1. Apa saja yang sudah dilakukan oleh Seksi Komsos Paroki. (inventaris
dan kegiatan)?
2. Apa saja yang akan/ingin dilakukan oleh Seksi Komsos Paroki (Rencana,
mimpi)?
3. Apa yang menjadi faktor penunjang dan penghambat dalam
pelaksanaan kegiatan Seksi Komsos Paroki?
4. Berkaitan dengan hasil survey, apa usulan kebijakan kita?
5. Peran apa yang diharapkan Seksi Komsos Paroki untuk Komisi Komsos
Keuskupan?
Selama sekitar 1 jam acara diskusi ini berlangsung. Setelah habis
waktu yang ditentukan untuk diskusi, para perwakilan kelompok
menyampaikan hasil diskusinya di hadapan kelompok lain.
Hari pun semakin siang. Acara RaKer ditutup oleh Romo Yono. Sebelum
kembali ke paroki masing- masing, para peserta berfoto bersama dan
makan siang. (Willy Adams)
* * * |