|
C L I S E
Oleh : Voldy
and Friends
Sudah menjadi karakteristik orang-orang muda untuk berkumpul,
bergembira, dan saling berbagi dengan rekan-rekannya. Begitu
pula di dalam Gereja Katolik, sebuah wadah bernama OMK (Orang
Muda Katolik) dibentuk untuk mewujudkan keinginan para kaum
muda Katolik untuk berkumpul, bergembira dan saling berbagi.
Dan saat ini OMK tersebut ada di dalam struktur organisasi
keparokian.
Kaum muda Katolik se-dekenat tengah Keuskupan Bogor yang di
antaranya terdiri dari: Paroki Katedral, Sukasari, Sukaraja,
Cibinong, Parung, Megamendung, Sentul, Kota Wisata, ditambah
dengan Seminari dan Gereja Mahasiswa, mendambakan untuk adanya
sarana pertemuan. Berasal dari gagasan tersebut, maka
diadakanlah PORSENI OMK se-dekenat tengah Keuskupan Bogor,
yang tahun ini diadakan di Paroki Santa Perawan Maria Bunda
Segala Bangsa, Kota Wisata. Kegiatan ini berisi perkumpulan
OMK se-dekenat tengah Keuskupan Bogor dalam bidang olahraga
dan ekspresi seni.
Christ’s Love In Sport Expression (CLISE), itulah tema yang
digunakan pada PORSENI OMK tahun 2009. Tema ini diangkat
dengan tujuan agar para OMK dapat semakin akrab, mengenal dan
tumbuh semangat persaudaraan. Di sanalah cinta Allah ada dan
menaungi para kaum muda-Nya.
Tanggal 30 Agustus 2009, bertempat di Paroki Santa Perawan
Maria Bunda Segala Bangsa Kota Wisata, OMK selaku panitia,
mempersiapkan semuanya dengan semaksimal mungkin. Acara dibuka
pada pukul 08.00 oleh RD. Yosef Hardjono di lapangan basket,
komplek Sekolah Bunda Hati Kudus (BHK), Kota Wisata. Setiap
paroki mengirimkan wakilnya untuk 3 cabang olahraga yaitu mini
soccer, voli putra dan voli putri, basket putra dan 3 on 3
basket putri. Suporter dari masing-masing paroki ikut serta
meramaikan acara PORSENI ini. Pada opening ceremony, RD. Yosef
Hardjono berpesan agar dalam acara olahraga ini “semua OMK
datang untuk bergulat agar dapat bergaul.” Ungkapan tersebut
mengajak para OMK, supaya melalui kegiatan ini para OMK paroki
se-dekenat tengah Keuskupan Bogor semakin akrab dan mengenal
satu dengan yang lainnya. Kegiatan ini juga dimeriahkan oleh
bazaar yang diadakan di halaman parkir komplek Sekolah Bunda
Hati Kudus.
Tepat pada pukul 08.30 WIB, semua pertandingan olahraga
dimulai secara serentak. Semua pertandingan berlangsung dengan
damai, tertib dan sangat meriah. Kegembiraan tersirat di wajah
para peserta dan supporter. Teriknya matahari yang begitu
menyengat tubuh siang itu, tidak menyurutkan semangat para OMK
untuk mengikuti kegiatan tersebut. Pukul 18.00, semua
pertandingan selesai dilaksanakan, walaupun pertandingan final
basket putra tidak dapat dilangsungkan, karena hari yang sudah
semakin gelap. Akhirnya, juara 1 pun ditentukan dengan cara
kompromi dari kedua tim. Hal yang paling penting dalam
kegiatan ini bahwa pertandingan ini berlangsung tanpa
keributan dan kekerasan.
Tanggal 5 September 2009, misa penutupan diadakan di Gereja
Santa Perawan Maria Bunda Segala Bangsa, Kota Wisata yang
dipersembahkan oleh RD. Yohanes Driyanto selaku romo deken
untuk dekenat tengah Keuskupan Bogor. Dengan diiringi musik
dan koor bernuansa sunda, serta alunan suling yang membawa
umat semakin khusuk oleh Seminari Menengah Stella Maris Bogor,
misa dapat berlangsung dengan khidmat dan meriah. Dalam
homilinya, RD. Driyanto mengatakan bahwa kaum muda adalah kaum
yang memiliki intuisi, kepekaan dan kesadaran yang cukup
tinggi. Mereka selalu kreatif untuk berkumpul bersama demi
persaudaraan dan persatuan Gereja. Mereka adalah generasi
penerus harapan Gereja.
Setelah misa, diadakan acara pentas seni yang diisi sendiri
oleh para OMK dari masing-masing paroki. Di awal acara, kaum
muda dibuat tertegun oleh lagu-lagu dari group akustik
D’cinamons. Acara pentas seni berlangsung cukup meriah, bahkan
tidak hanya kaum muda saja melainkan juga para romo, frater,
suster dan orang tua ikut bergembira bersama. Di tengah acara,
OMK dari Paroki St. Andreas menampilkan sebuah hasil refleksi
mereka bagi para kaum muda yang selama ini hidup dalam
kebahagiaan duniawi. Tidak kalah juga para OMK lainnya yang
menyumbangkan pentas musik, modern dance, tari balet, dan
masih banyak lagi pentas seni lainnya. Pada kesempatan kali
ini juga, dibagikan hadiah bagi mereka yang menjadi juara di
setiap cabang olahraga dan Paroki St. Andreas, Ciluar keluar
sebagai juara umum pada PORSENI tahun ini. Di penghujung acara,
RD. Driyanto mengumumkan bahwa paroki St. Andreas Ciluar akan
menjadi tuan rumah pada porseni tahun 2010. Acara ditutup
dengan pentas musik reaggae dari Matahari Band dan berkat
penutup dari RD. Yohanes Driyanto. Semua kaum muda bergembira
bersama tanpa memandang dari mana asal mereka, karena semua
bersaudara dan satu di dalam Yesus Kristus.
|