|
Tanggal 2 Maret 2001 di Gereja Katedral
Bogor ada perayaan ekaristi Jum'at Pertama sebagaimana
biasanya. Namun perayaan kali ini agak berbeda. Devosi
kepada Hati Kudus Yesus setiap Jum'at Pertama, di Bogor
dipopulerkan oleh seorang imam projo, yaitu Romo Adikardjono.
Tak bosan-bosannya ia mengingatkan umat untuk merayakan
ekaristi di Jum'at Pertama. Bahkan ia pun rela dalam
sehari berkali-kali memimpin perayaan pada hari itu
demi devosinya kepada Hati Kudus Yesus yang sangat luar
biasa.
Hari ini, ia hadir bersama-sama Uskupnya,
para Imam dan seluruh Umat yang disayanginya untuk merayakan
Jum'at Pertama. Devosi kepada Hati Kudus Yesus adalah
bagian hidup terpenting dari Romo Ambrosius Soekardjan
Adikardjono Pr. (Romo Adi)
Romo Adi, yang bernama kecil Soekardjan
ditahbiskan sebagai Imam Yesuit di Maatstricht, Belanda,
pada tanggal 15 Agustus 1937. Menurut catatan ia adalah
pastor Jawa ke -13 yang telah ditahbiskan sebagai imam
pada waktu itu. Sekembalinya di tanah air, sebagai Yesuit
muda ia bertugas di Ungaran, Semarang dan Yogyakarta.
Ketika pecah Perang Dunia II ia ditugaskan di Kalimantan
Barat, tepatnya di Singkawang dan Pontianak.
Beberapa tahun kemudian, Romo Adi
memilih untuk menjadi Imam Praja Keuskupan Bogor. Tugas
pertamanya di Sukabumi adalah merintis dan mengembangkan
perguruan Mardi Yuana bersama-sama dengan Rm. Ismail
OFM. Dari Sukabumi ia berpindah-pindah tugas ke Serang,
Cicurug, Depok dan Katedral Bogor.
Sejak tahun 1975, setelah memasuki
masa purnakarya, ia menetap di Wisma Keuskupan. Pada
Januari 2000, dokter mendeteksi adanya gangguan pada
bagian dalam hidungnya. Setelah sempat dirawat di RS
Carolus, pada bulan September 2000 ia mendapat perawatan
yang lebih khusus dari para suster Fransiskanes, para
dokter dan para perawat di RS Misi Rangkasbitung, dimana
ini menjadi tempat persinggahan terakhir dalam perjalanan
hidupnya sebagai Imam.
Kamis, 1 Maret 2001, sekitar pukul
03.30 WIB Romo Adi wafat dalam damai. Disemayamkan di
Kapel Seminari Stella Maris, kemudian dimakamkan di
TPU Kalimulya Depok, Misa Requiem di Gereja Katedral
Bogor tepat pada Jum'at Pertama Maret 2001, hari yang
selalu diistimewakannya setiap bulan. Romo Adi, selamat
jalan .......!
|